Topik: Beginner Blogger, Blog, Blogger, Blogger Indonesia, Blogging, Tips & Trick
Bagi yang memilih platform blog yang dihosting sendiri (stand alone), tentu akan membeli nama domain sendiri. Beberapa tips berikut mungkin layak dipertimbangkan.
Apa Untungnya Punya Domain Sendiri?
Sejumlah Pertimbangan Memilih Nama Domain
Menurut Darren Rowse, ada beberapa faktor penting yang layak diperhitungkan sebelum memilih nama domain.
TUJUAN. Ini adalah pertimbangan utama yang harus dimiliki. Jika Anda mampu merumuskan tujuan ini dengan baik, langkah selanjutnya akan lebih gampang.
Coba ditimbang-timbang dulu:
Jawaban-jawaban Anda terhadap pertanyaan di atas akan membuat pilihan Anda terhadap nama domain jadi lebih sempit dan fokus.
SUMBER TRAFFIC. Traffic untuk blog umumnya berasal dari tiga sumber:
Salah satu faktor yang akan mempengaruhi sumber traffic Anda adalah nama domain.
KATA KUNCI DAN BRANDING. Banyak diskusi yang membahas soal nama domain yang berangkat dari pemanfaatan kata kunci atau nama brand generik. Bagaimana pertimbangannya?
PANJANG DOMAIN. Memilih nama domain yang hanya satu kata, apalagi yang berasal kata bahasa Inggris, saat ini sudah sangat sulit. Kombinasi dua kata mungkin bisa dijadikan taktik.
DOT APA? Tergantung “the nature” blog Anda, domain tingkat atas (TLD) macam .com, .net. dan .org bisa Anda pilih. Atau jika Anda ingin domain yang lebih lokal, co.id, or.id, atau web.id juga bisa digunakan.
MUDAH DIINGAT. Di luar soal ketersediaan, sebaiknya pilih kata atau nama domain yang mudah diingat. Sebaiknya jangan diberi nama yang aneh-aneh, yang hanya Anda yang suka atau tahu maknanya. Domain yang gampang diingat akan berdampak positif bagi orang untuk kembali berkunjung ke blog Anda.
LEGAL. Sebaiknya Anda tidak menggunakan nama (atau kombinasi) yang sudah menjadi merek dagang — jika Anda tak ingin repot untuk pindah domain beberapa bulan berikutnya.
Setelah yang berkaitan dengan tetek-bengek tujuan dan pertimbangan teknis lainnya, Anda tinggal mendaftarkan domain Anda di layanan registrasi domain. Bisa Anda lakukan sendiri atau minta tolong perusahaan penyedia hosting blog Anda.
Topik berikutnya:
Topik sebelumnya:
Silahkan berlangganan
rifie
Jan 29, 2007 at 11:16 pm
Nice tips,, btw diatas disebutkan masalah traffic.. Kalo misalnya kita memasang full RSS, berarti kan traffic ke blog kita berkurang kan? disamping referrer dari search engine ato dari referral link..
Dan sekarang banyak yang memakai full RSS ini, tetapi di WP 2.1 (kalo ngga salah) jika kita tambahkan “more”, RSS kita juga akan terpotong.
Lalu apa yang harus kita lakukan agar subsciber bisa ke blog kita agar menambah traffic, meskipun mereka enggan memberikan komentar?? Dan mmm,, saya pribadi lebih suka RSS full!
MaIDeN
Jan 30, 2007 at 4:59 am
Ternyata kalau mau sewa domain (beli atau sewa sih ?) memang banyak yang harus dipertimbangkan ya … Artikel yang bagus bagi blogger yang mau pakai nama domain sendiri.
Btw, saya pernah lihat ada domain kun.co.ro Dan ternyata benar, blog ini (http://kun.co.ro) benar milik kuncoro dan bisa diakses. Katanya, beliau sampai berburu nama domain ke Rumania sana untuk mendapatkan .ro nya …
boedipoetra
Jan 30, 2007 at 10:06 pm
@ rifie:
Sebenarnya gak masalah sih kalo orang lebih suka baca posting blog kita via RSS. Yang jelas, dari segi content mereka sudah percaya — buktinya mereka mau berlangganan RSS. Setidaknya dari sisi “image” blog kita sudah dipercaya kan. Nah, para pembaca ini pasti akan merefer blog kita ke orang lain — nah traffic akan muncul dengan sendiri. Jangan khawatir, RSS atau bahkan Newsletter (seperti yang juga disediakan thegadget) sama sekali tidak akan mengurangi traffic, malah readership blog kita akan semakin meningkat.
@ MaIDen:
Benar, juga ada kemungkinan domain yang unik seperti http://kun.co.ro karena si blogger, alias mas Kuncoro, orangnya emang unik sih
rifie
Jan 31, 2007 at 9:29 am
Terima kasih atas jawabannya, saya jadi jelas, nice answer. Keep it up, sir!
Koen
Jan 31, 2007 at 11:11 am
@2, @3: Tentu dikau berdua sudah mempertimbangkan bahwa daku sering menjenguk weblog yang satu ini juga kan? Contoh yang menarik tentu blo.gs, del.icio.us, cryp.to, atau buat saja cape.de, pijet.in, enak.aja.lu, malu.la, dst. Does uniqueness sell? It depends, mainly on … content lagi content lagi :).
AsAn
Mar 21, 2007 at 11:33 pm
jadi jelas dech semuanya nih mas budi
thanks ya mas budi
sukses !!
AsAn
Mar 21, 2007 at 11:34 pm
boedipoetra
Mar 22, 2007 at 6:29 am
@ AsAn:
Makasih ya. Semoga bermanfaat.
BundaWAH
Apr 4, 2007 at 4:42 pm
Huahaha komentar mas Koen sangat kreatif, ide yg bagus utk domain name :))
salam kocak
BundaWAH
Uus Afini
Apr 26, 2007 at 4:51 pm
Great, Sebagai pemula di blog, saya menjadi memeiliki wawasan lebih, thx
firman firdaus
Apr 27, 2007 at 7:57 pm
#5: atau, http://daus.trala.la hahaha…
orangufan
Jun 8, 2007 at 7:35 pm
mas budi tulisannya ok, tapi saya mau tanya nih mas,
memang dalam hal branding kita gak bisa menuruti kata2 pujangga bule yang mengatakan “apakah arti sebuah nama”
tetapi pada kenyataan yang saya lihat di blog ini kok, nama tidak mempengaruhi ke populeritas blog ini yah?
buktinya kenapa thegadgetnet.com yang memiliki tagline “Tips, Trik & Panduan Ngeblog buat Pemula Bersama Budi Putra” tetep laris,
padahal gadget selalu di persepsikan dg Hp, Palm dll, sedangkan blog gadget ini banyak membahas blog.
gimana dong mas? sebenernya nama domain itu relevan gak sih?
lapanre
Aug 5, 2007 at 12:16 am
wah makasih ni ma tipsnya.bagi pemula seperti aku ni manfaatnya buanget terasa deh. thanks.