Platform blog mana yang sebaiknya digunakan? Apakah cukup menggunakan layanan hosting blog gratis macam Blogger.com dan WordPress.com atau memilih hosting sendiri dengan nama domain sendiri? Ataukah perlu mulai dan latihan dulu dengan yang gratis dulu terus kemudian di-upgrade?
Setidaknya begitulah pertanyaan-pertanyaan yang lazim dilontarkan oleh calon blogger — sesuatu yang harus segera dijawab sebelum mengambil keputusan.
Saat ini banyak sekali platform blog yang masing-masing punya keunggulan sendiri. Sebut saja Blogger.com, WordPress, BlogDrive, BlogSome, TypePad, Movable Type dan seterusnya.
Saya tidak dalam posisi merekomendasikan mana blogware yang terbaik; semua sangat tergantung pada kebutuhan dan — jangan lupa — selera. Anda bisa memilih yang mana saja.
Tetapi diskusi kali ini lebih difokuskan pada jawaban-jawaban terhadap sejumlah pertanyaan di atas. Bagusan yang mana: layanan yang gratis atau yang bayar?
Mana yang akan Anda pilih sangat tergantung pada visi Anda ngeblog dan juga, budget.
Keunggulan dan Kelemahan Hosting Blog Gratis
Keunggulan:
- Murah atau bahkan gratis (kecuali TypePad). Anda tinggal mencari nama sub-domain yang Anda inginkan.
- Relatif mudah untuk melakukan set-up. Hampir tak diperlukan pengetahuan teknis untuk memulai aktivitas ini.
- Simpel untuk dijalankan. Beberapa saat setelah Anda mengklik ini-itu seperti pilihan templat, memberi nama maupun tag-line, Anda bisa langsung membuat posting baru. Nah, berarti Anda sudah punya blog!
Kelemahan:
- Konfigurasinya terbatas. Alasan utama mengapa saya pindah dari hosting gratis di WordPress karena kode-kodenya tidak bisa disunting atau ditambahi.
- Templat desainnya terbatas. Mau diganti sesuai selera ya nggak bisa.
- Di luar kendali. Namanya juga gratis, kalau servernya lagi down atau lagi dalam maintainance, kita cuma bisa gigit jari.
Keunggulan dan Kelemahan Hosting Blog Sendiri
Pilihan lainnya adalah hosting (layanan di mana kita menyimpan file-file situs) blog sendiri. Ada banyak perusahaan hosting (baik dalam maupun luar negeri) yang menawarkan paket blog dengan harga yang kompetitif.
Anda bisa meminta layanan hosting untuk menginstal platform stand-alone mana yang ingin digunakan. Misalnya Blogger.com dan WordPress. Beberapa platform lain yang juga stand alone alias bisa diinstal di server sendiri antara lain: PMachine, Greymatter, B2Evolution, TextPattern dan Expression Engine.
Keunggulan:
- Bisa memilih desain sendiri. Anda bisa memilih ribuan templat desain gratis yang bertebaran di seantero blogosfer (templat blog gratis buatan orang Indonesia antara lain bisa didapat di sini), atau ingin memesan desain sendiri. Terserah — kendali di tangan Anda.
- Adaptabilitas. Sebagai pengguna platform WordPress, saya menikmati banyak sekali kreasi-kreasi plug-in baru yang bisa digunakan untuk memperkaya fitur blog. Mungkin yang lain bisa cerita pengalamannya soal adaptabilitas platform blog yang lain?
- Punya domain sendiri. Tentu banyak keuntungannya punya domain sendiri: selain mudah diingat, kelihatan lebih profesional dan, pada tingkat tertentu, bisa jadi brand sendiri.
Kelemahan:
- Urusan teknis yang rada rumit. Bagi yang memiliki keahlian teknis soal ini, tentulah yang beginian perkara mudah. Tapi, bagi yang awam sama sekali, ini adalah sesuatu yang rada memusingkan. Jalannya cuma satu: minta bantu teman, atau coba mempelajarinya sendiri. Paling tidak, harus memahami kode-kode dasar HTML dan sedikit mengerti “logika” CSS.
- Biaya. Tentu selain harus membeli domain sendiri, Anda harus bayar hostingnya juga. Inilah yang harus Anda pikirkan setiap tahunnya.
- Update. Karena hosting sendiri, begitu ada update terbaru soal teknis, Anda harus berusaha sendiri cari tahu bagaimana menginstal dan mengaktifkannya.
Kesimpulan
Lalu, mana sih, yang paling bagus? Semua kembali pada bagaimana visi dan rencana Anda ngeblog.
Tetapi, secara pribadi, saya punya saran begini:
- Jika Anda ngeblog hanya untuk bersenang-senang, bisa saling berbagi dengan yang lain, bisa menaruh apa saja yang Anda suka — yang penting ngeblog, opsi hosting blog gratis mungkin lebih pas. Gratis dan urusan teknisnya juga tak perlu dipikirkan. Buat apa buang-buang duit, ya nggak?
- Jika Anda ingin ngeblog lebih profesional, fokus pada topik-topik tertentu, ingin menciptakan komunitas dan kira-kira suatu saat nanti — siapa tahu — akan bekerjasama dengan pihak lain, opsi hosting blog berbayar layak dipertimbangkan.
- Jika Anda butuh waktu untuk memutuskannya, ada pilihan ketiga: Coba dulu dengan yang gratisan baru kemudian upgrade ke layanan premium. Jadi ada tenggang-waktu untuk berpikir apakah akan berlanjut bergratis-ria atau segera “naik kelas” ke level yang berbayar.
Topik berikutnya:
- Posting Perkenalan - > Memilih Nama Blog
Topik sebelumnya:
Tips buat Pembaca Tips Ngeblog
Silahkan berlangganan
The Gadget » Blog Archive » Tips Ngeblog buat Pemula (2): Introduksi Posting - 9 Pertanyaan buat Calon Blogger
Jan 26, 2007 at 3:43 pm
[...] * Introduksi Posting –> Memilih platform blog [...]
The Gadget » Blog Archive » Tips Ngeblog buat Pemula (1): Introduksi Posting
Jan 26, 2007 at 3:47 pm
[...] * Introduksi Posting –> Memilih Platform Blog [...]
mr.bink
Jan 26, 2007 at 3:53 pm
Dulu ketika awal ngeblog juga pakai yang gratisan,,punya beberapa account di beberapa bloghosting malah…cuman untuk sekedar coba2 fiturnya saja sih dan yang aktif cuman satu di gratisan juga. Sampai akhirnya sekarang coba beli hosting sendiri yang memang rada ribet tapi menyenangkan karena bisa banyak yang dipelajari disitu..
agung
Jan 26, 2007 at 9:06 pm
dulu saya juga pengguna blogger. tapi kebutuhan saya ternyata lebih pengen bisa di utak-atik. n pengen bisa tambah plugin sana-sini. tapi wordpress.com bisa dijadikan reference buat para pemula,cz fiturnya juga lumayan bnyak
fer1
Jan 27, 2007 at 8:55 am
mas saya punya dua2 nya tuh, yg gratis ma berbayar. Yg gak nguatin dari berbayar yaitu bener apa yg mas bilang, pas harus update ke versi terbaru, males banget, apalagi saya pake warnet…hehehe lamanyaaaaaa…
sekarang pake gratisan dulu deh
anima
Jan 27, 2007 at 9:11 am
“Coba dulu dengan yang gratisan baru kemudian upgrade ke layanan premium”
satu yang perlu diperhatikan juga adalah memindahkan traffic
MaIDeN
Jan 28, 2007 at 6:38 am
Meskipun menurut saya artikel diatas adalah pendapat pribadi si penulis, subjective dan cenderung tendensius …
Kalau saya memilih tetap ngeblog di blogger dot com bukan dipengaruhi hal-hal berikut:
- Nggak punya duit buat sewa domain dan sewa tempat hosting
- Merasa ada perbedaan persepsi gratis dan premium saat memilih blog platform
- Merasa menjadi lebih profesional bila menggunakan domain sendiri
- Merasa ada perbedaan kelas antara yang berbayar dan yang gratis
Tetapi dipengaruhi oleh hal-hal berikut:
- Tidak direpotkan sama urusan bayar-membayar sewa domain dan hosting
- Konfigurasinya tidak terbatas, tinggal cari elmunya di internet
- Template design tidak terbatas, tinggal cari di internet
- Server down sudah terjadual
- Terarsip baik di server punyanya si Mbah
boedipoetra
Jan 28, 2007 at 11:12 am
@ MaIDen:
Seperti yang sudah saya bikin woro-woronya di tips bagian awal, tips-tips ini cuma jadi inspirasi saja. setiap orang bisa punya pendapatnya sendiri. yang penting calon2 blogger dikasih tahu hal-hal yang akan mereka hadapi — jadi mereka bisa memilih sesuai dengan keputusan dan selera masing-masing.
Poin-poin berdasarkan pengalaman Anda, saya kira, juga sangat berharga diketahui oleh pembaca thegadget. makasih ya sudah sharing di sini.
The Gadget » Blog Archive » Tips Ngeblog buat Pemula (4): Posting Perkenalan - Memilih Nama Domain
Jan 29, 2007 at 11:58 am
[...] Bagi yang memilih platform blog yang dihosting sendiri (stand alone), tentu akan membeli nama domain sendiri. Beberapa tips berikut mungkin layak dipertimbangkan. [...]
Helgeduelbek
Feb 4, 2007 at 7:34 pm
Kalau gak mau neko-neko sekedar narsir dan katarsis tentu wordpress.com saya kira.
lilamr
Feb 27, 2007 at 11:53 am
kalo mo latihan blog dengan hosting sendiri dan gratis, coba aja daftar di http://byethost.com
Udel
Aug 19, 2007 at 5:28 am
Kalo saya masi yg gratisan, buat proyek ato latian, nanti kalo udah lihai pastinya pake domain sendiri donk.. Kan lebih keren gitu.. Hehe, norak ya saya?
Link Menarik Tentang Blog « STIKP’s Weblog
Nov 29, 2007 at 4:14 pm
[...] Itu Blog? 6. Tips Ngeblog buat Pemula (2): Posting Perkenalan - 9 Pertanyaan buat Calon Blogger 7. Tips Ngeblog Buat Pemula (3): Posting Perkenalan - Memilih Platform Blog 8. Tips Ngeblog buat Pemula (4): Posting Perkenalan - Memilih Nama Domain 9. Tips Ngeblog buat [...]
ida
Jan 19, 2008 at 1:13 pm
terimakasih mas budi atas pencerahanya
Henie ZR
Feb 10, 2008 at 12:32 am
Mas Budi, saya rencananya mau pindah dari wordpress ke typepad. bagaimana cara memindahkan postingan lama di WP ke typepad?. Terima kasih
funday
Jul 21, 2008 at 1:30 pm
Mas saya baru membuat blog menggunakan wordpress,tapi saya bingung cara mulainya?? bisa kasi tw caranya ga?? contohnya cara ngotak ngatik template’nya misalnya kasi tambahan widget gmana caranya mas?? trus judul blog bisa di tambahin gambar ga??
ditunggu segera jawabanya……
Terima kasih sebelumnya…..