
Saya baru saja selesai membaca buku Jeremy Wright, Blog Marketing: The Revolutionary New Way to Increase Sales, Build Your Brand, and Get Exceptional Results (McGraw-Hill: New York, 2006).
Seperti tergambar dari judulnya, ini adalah buku yang bercerita bagaimana menggunakan weblog alias blog sebagai sarana pemasaran; bagaimana membuat blog korporat (corporate blogging) dan apa manfaatnya bagi sebuah perusahaan secara eksternal maupun internal.
Tapi, menurut dia, seorang konsultan pemasaran yang juga blogger, semua tips dan langkah yang ia paparkan dalam buku ini tidak hanya applicable bagi perusahaan yang ngeblog, tetapi juga bagi individual. “Individu bisa dianggap sebagai sebuah entitas atau brand bagi sebuah perusahaan,” ujarnya.
Jadi sebuah blog tak ubahnya sebuah produk yang akan dipasarkan: positioning-nya harus jelas sehingga “konsumen” yang ditargetkan pun terang-benderang.
Saya sengaja menyadur sepuluh tips sukses ngeblog (Ten Tips for Successful Blogging) ala Jeremy Wright(hal. 238-241) untuk pembaca The Gadget:
- Ungkap Jati Diri Anda: Mampu mengenali diri dan audiens sendiri adalah aspek yang sangat penting menuju sukses dalam ngeblog. Identifikasi diri Anda sebagai blogger, paparkan Anda mau ngeblog tentang apa, siapa audiens yang Anda harapkan. Hindarkan jadi anonim, atau menyamar-nyamarkan identitas Anda karena tidak ada gunanya.
- Ngebloglah dengan Cinta: Jika Anda tidak bisa menimati apa yang sedang Anda blog-kan, tentu sulit mengatakan Anda mencintai aktivitas ini. Cinta — atau gairah — akan datang dari kegiatan menulis posting dan keterkaitan dengan puluhan dan ratusan pembaca blogosfer lainnya.
- Seringlah Menulis: Rajin dan tekun menulis bukan saja bagus buat blog, tapi sungguh-sungguh sebuah syarat utama untuk sukses. Jika Anda malas menulis (dan mempostingnya) berarti Anda sedang mengebiri potensi blog Anda sendiri. Ketekunan memperbarui blog akan mendapat dua berkah sekaligus: “pesona” mesin pencari dan pembaca yang berburu content terbaru.
- Rajin Ngelink: Links atau pranala adalah “mata uang blogosfer” (currency of the blogosphere). Sebagian besar blogger ngelink untuk satu atau dua alasan: tertarik pada topik yang dia link atau menaruh respek pada blogger yang dia link. Imbalannya, sejumlah blogger kawakan mengaku, ia sering menemukan blog baru setelah mereka bikin link ke blognya.
- Tulis Komentar di Blog Lain: Menciptakan komunitas adalah kunci sukses ngeblog –baik di tingkat bisnis maupun personal. Dengan meninggalkan komentar di blog-blog dalam komunitas yang Anda minati, berarti Anda mengirimkan pesan kepada blogger dan pembaca lain bahwa blog Anda layak dilongok.
- Bersenang-senang: Ngeblog artinya bersenang-senang. Ya, blog adalah “bisnis serius” yang tak harus ditangani secara kaku dan dingin. Cobalah hal-hal baru, buatlah link ke situs atau blog yang ringan dan menarik.
- Jangan Takut Bereksperimen: Salah satu tantangan dari ngeblog bahwa ini adalah dunia yang baru. Sepanjang masih relevan dengan bidang yang Anda minati (dan karenanya Anda ngeblog tentang itu) dan terkait dengan kegiatan atau dunia blog itu sendiri, cobalah hal-hal yang tak biasa: peranti lunak, aplikasi atau apa saja yang bisa Anda tampilkan di blog. Jangan takut salah. Cobalah podcast, videoblog, pernik-pernik terkait blog, social networking atau apapun.
- Gunakan Ping: Pinging adalah sesuatu yang dilakukan peranti lunak blog Anda untuk memberitahu sejumlah layanan bahwa Anda baru saja mengirimkan posting baru. Silahkan coba layanan Ping-O-Matic bikinan WordPress.
- Gunakan Feeds: Feeds memungkinkan pembaca blog bisa dengan cepat menyedot posting-posting terbaru ke RSS reader mereka. Feed, yang sudah disediakan otomatis oleh penyedia layanan blog, terasa sekali gunanya kalau kita sedang travelling atau sedang sibuk sehingga tak punya banyak waktu buat blogwalking atau browsing.
- Bikin Judul Bermakna: Judul adalah salah satu esensi yang bisa mendorong kesuksesan ngeblog. Judul yang baik berarti mesin pencari akan menemukan Anda dan menghadiahi Anda limpahan traffic. Setiap judul posting harus bisa meyakinkan pembaca untuk membaca keseluruhan isi posting. Judul “Busana Paris Hilton” misalnya, agak kurang bermakna dibanding “Paris Hilton Dinobatkan Berbusana Terburuk”. Jadi, jangan anggap enteng judul posting!
Tips buat Pembaca Tips Ngeblog
Silahkan berlangganan
Riky Kurniawan
Jan 14, 2007 at 8:31 pm
Dulu nge-blog hanya dianggap diari biasa yang tidak mementingkan pembaca, hanya pengungkapan pengalaman atau rasa pribadi.
Beda ama sekarang, klo ga ada komen dalam satu post koq rasanya ada yang kurang gitu..
agusset
Jan 14, 2007 at 9:02 pm
ngeblog dengan materi yang serius ternyata hampir sama saja dengan bikin paper, sayangnya nulis sesuatu yang ilmiah di blog tidak bisa diajukan untuk menambah nilai sebagai peneliti :))
Ma'ruf
Jan 15, 2007 at 12:09 am
10 Tips Sukses ini terlalu “benar”nya (bener banget, gitu lho !). Buat saya yang baru belajar, kayaknya memang mestinya seperti itu sih. Cuma, ya ada harganya, sih, yaitu invest waktu …
Aris
Jan 15, 2007 at 6:11 am
Terima kasih sharingnya, sangat membantu saya sebagai blogger baru. selama ini saya ngeblog lebih untuk latihan menulis dan juga bersenang-senang (tips no.3 dan 6). Salam.
Andry
Jan 15, 2007 at 8:02 am
Sudah baca Cluetrain Manifesto dan Naked Conversation, pak?
Untuk corporate blogging dan landasan filosofinya (cieeh), saya pikir masih lebih tajam buku Scobble ketimbang Wright. Buku Wright ini kok malah terkesan “ketinggalan jaman”. Buku baru tapi cuma ngerangkum hype. Ide lama, bungkus baru.
Itu dari perspektif saya lho ya.
Paman Tyo
Jan 15, 2007 at 8:37 am
Saya paling cuocokk sama poin #6
fer1
Jan 15, 2007 at 9:46 am
gak boleh anonim ya, la atas saya ini dulu juga anonim ya …heheh
tapi sukses juga kan.. 
ndoro kakung
Jan 15, 2007 at 1:46 pm
saya sedang menjalankan tips #5, sekaligus tetap ogah melakukan tips #1.
Bram
Jan 15, 2007 at 7:46 pm
Terimakasih pak atas tipsnya, langsung saya implementasikan dengan menjalankan tips #5. Hehe..
Menulis untuk kesenangan belakangan sering saya lakukan, tapi berakibat pada munculnya tulisan-tulisan gak penting.. Jadi kebanyakan posting..
Adi
Jan 15, 2007 at 10:31 pm
Yang penting nulis banyak dulu, entah itu bermutu atau tidak. Ntar lama-lama kan bisa bagus sendiri. Quantity First, quality contect no.2
Tukang Koran
Jan 16, 2007 at 5:56 am
Seperti komentator #8, saya sedang melakukan tips #5. Tapi blognya komentator #6 menjadi kurang nakal setelah melakukan tips #1. Dan saya tau posting ini dari komentator #6 yang merekomendasikan tips #2 dan #6
Budi Putra
Jan 16, 2007 at 12:31 pm
@ Riky:
Benar, perkembangan blog sudah membuat kita makin “serius” mengurusnya…
@ agusset:
Tergantung bosnya, pak. Kalau bosnya juga blogger, pasti dia akan terima kajian yang ditaruh blog
@ aris:
Pada akhirnya kita sendiri akan menemukan tips-tips dari pengalaman kita sendiri. Tapi tips yang dibikin orang lain bisa digunakan sebagai sumber inspirasi
@ Andry:
Maaf saya tidak sedang membahas buku lain. Sah-sah saja Anda punya pandangan lain soal buku Wright (yang saya sadur untuk The Gadget hanya segelintir dari sekitar 300-an halaman bukunya). Sudah baca belum buku ini?
@ Paman Tyo:
Iya, poin #6, emang “paman Tyo banget”….
@ fer1:
Sebenarnya sih soal anonim atau tidak sih “by choice”, terserah kita. Toh juga banyak blogger anonim yang ngetop kan — seperti Anda? :-). Cuma, karena Wright menulisnya dalam konteks marketing, makanya pilihan anonim jadi tidak pas.
@ ndoro kakung:
Sip… jangan terpengaruh….tapi toh meskipun sudah menjalankan tips #1, semua orang juga tahu siapa ndoro kakung itu
Apalagi tiap hari mondar-mandir lewat meja saya … hahaha
@ Adi:
Setuju! Menulis dulu….
@ Tukang Koran:
Tambahan lagi, komentator #6 sekarang kadang-kadang sudah jadi filosof gitu…
firman firdaus
Jan 16, 2007 at 2:23 pm
paling gampang emang tips nomor 5. seperti yang sedang saya lakukan sekarang, hehe…
Andry
Jan 16, 2007 at 3:15 pm
@12. Sudah baca yang ini, bulan lalu pak.
Oleh karenanya saya sangat merekomendasikan Naked Conversation. Selain lebih ‘tajam’ perspektifnya (dan juga filosofinya), naked Conversation juga lebih ‘lengkap’.
Bener-bener ga rugi baca Naked Conversation
Saya pikir pioneer ‘corporate blogging’ tetap pada Scoble, Israel, Godin (dengan viral marketingnya), dan Steve ‘Micropersuassion’ Rubbel.
Budi Putra
Jan 16, 2007 at 4:48 pm
Andry:
Ok. Jadi kajiannya beda kan? Wright lebih pada bagaimana memasarkan, sementara Scoble lebih ke filosofinya. Fokusnya aja udah beda. Tetapi menurut saya kita harus baca dua2nya, termasuk buku2 lain yang membahas topik ini, agar bisa mendapatkan pemahaman yang lebih holistik. Saya sendiri tidak suka percaya pada satu atau dua penulis buku saja.
Di luar soal corporate blogging, buku yang dengan sangat bagus bercerita betapa bisnis telah berubah ketika dunia digital muncul — dan termasuk blog, Web 2.0 dan seterusnya adalah The Long Tail-nya Chris Anderson. Nanti beberapa petikannya juga akan saya tulis buat The Gadget.
Karenanya, alangkah baiknya, Andry juga membagi hasil bacaannya itu untuk blogger yang lain. Jadi, jangan dimakan sendiri
Devi Girsang
Jan 16, 2007 at 5:46 pm
wah top bgt deh tips2nya. hehehe.. sedang mengusahakan tips #3
khairulu
Jan 16, 2007 at 7:12 pm
saya ngeblog untuk bereksperimen jualan buku. ada sih hasilnya, tapi tidak dahsyat. di sisi lain jadi banyak teman baru.
saya juga lebih suka mengikuti blog yang topiknya jelas (seperti blog mas Budi ini), dan agak jarang dengan yang berbentuk diary. Tapi semua sih oke-oke saja.
sesuai pesan buku itu, memang sebaiknya blog itu punya tujuan ‘yang agak serius’. jadi bisa diukur efektifitasnya, dan syukur2 ada uangnya (buat bayar internet yang masih mahal ini)…
Nofie Iman
Jan 17, 2007 at 10:59 am
Saya juga sudah baca Blog Marketing dan Naked Conversation. Keduanya tak tuntas mengingat ada bacaan lain yang musti diselesaikan. Tapi menurut saya, seorang blogger tipikal pastinya sudah (atau pernah) mengeksekusi tips-tips di atas; karena tips-tips itu umum sekali dan terkesan agak usang. Apalagi #8 dan #9 kan sudah jadi fitur default di banyak blog engine.
Saya sendiri nulis utamanya untuk sharing dan (semoga) giving something buat pembaca. Kadang, urusan passion[2] atau pleasure[6] sering dilupakan. Kalau sudah begini, ada trade-off juga antara kualitas dan kuantitas[3]. Saya sih lebih prefer untuk menulis sedikit posting tapi bermutu daripada banyak tapi gak ada (minim) manfaatnya buat orang lain.
Tapi jujur saja, 40 ribu spam sejak September lalu, plus tuntutan untuk mengais sesuap nasi di tempat lain, membuat saya kurang memperhatikan tips-tips itu. Hal itu juga yang membuat saya susah menulis komentar di blog lain[5] — terutama di blog rekan-rekan yang sudah kasih komentar di blog saya.
Well, agak rugi juga baca (beli) buku itu. Mendingan buat langganan HBR.
dhany
Jan 17, 2007 at 2:31 pm
waduh, nomer 3 otu yang bikin males
boedipoetra
Jan 17, 2007 at 6:44 pm
@ Nofie:
Tips di atas sebenarnya lebih untuk blogger pemula, bukan blogger tipikal. Jadi, apapun, termasuk yang default sekalipun, ada baiknya dijelaskan juga walaupun sekilas. Terimakasih atas diskusinya
Rian
Jan 18, 2007 at 7:06 pm
point 4 dan 5, emang asik untuk dijalanin., seperti saya sekarang ini.
Sekarang saya sedang mulai melangkah ke point 6.
R. Iqbal
Jan 22, 2007 at 1:00 am
Pak Budi, posting ini sangat menarik. Saya sampai saat ini masih bertanya-tanya mengenai dampak pemanfaatan blog bagi perusahaan.
Apakah Bapak punya daftar perusahaan besar (ataupun menengah) yang sudah sukses memanfaatkan blog untuk bisnisnya? Saya tertarik untuk mempelajarinya. Siapa tahu bisa diusulkan ke kantor
Terima kasih sebelumnya.
Jauhari
Jan 24, 2007 at 10:53 pm
Kok pada baca buku buku karya orang barat itu apa udah di terjemahkan ke Indonesia? atau beli buku itu di Indonesia, dimana? atau via Amazon.com?
Atau DOWNLOAD WAREZ PDF/CHM
(semoga prasangka terburuk saya saja untuk point terakhir, tapi kalau iya download dimana?)
*tuing tuing
boedipoetra
Jan 25, 2007 at 6:36 am
@ Jauhari:
Saya belinya di Borders, Orchad Road, Singapore. Kalo lewat Amazon suka gak sabaran nunggunya
ihya
Jan 25, 2007 at 5:43 pm
gimana sih caranya supaya ada ruang komnetar seperti ini????
-tikabanget-
Jan 25, 2007 at 8:35 pm
wah, nomer 10 yang berat..
bikin judul bermakna?
lha wong tulisan sayah ngawur semuah..
bagemana mungkin..
Djoko Santoso
Jan 27, 2007 at 1:28 am
bagus banget Om buat orang macam saya yang baru belajar bikin blog…
tips agar konsisten dong … gimana ya ?
Aspal
Jan 29, 2007 at 1:02 pm
alah…banyak teori…..:P
kalo isinya gak bermutu atau cuma kopipes/ tulis ulang doang…atau cuma banyak teman yg ngelink ya sukses ‘aspal’ namanya
huuuuuuuuu!!
boedipoetra
Jan 30, 2007 at 11:49 am
@ ihya:
ruang komentar biasanya sudah disediakan otomatis oleh platform blog yang ada seperti WordPress dan Blogspot.
@ tikabanget:
“ngawur yang serius” juga bermakna loh!
@ Djoko Santoso:
untuk tetap konsisten memang tidak gampang, tapi juga bukan mustahilm kan?
@ Aspal:
para blogger, dengar tuh, jangan bikin yang aspal…
Luky
Feb 1, 2007 at 2:08 pm
Aku baru belajar Blog nih…tipsnya sangat berguna banget. Trims.
Andi Bagus
Feb 15, 2007 at 2:06 am
yup..ngeblog memang harus dgn kecintaan kita thd dunia tulis menulis.dan perlu juga kita meninggalkan jejak langka dlm blogger lain agar blog kita dikenal.dan nampak nya saya juga menerapkan Poin 5 yakni Tulis Komentar di Blog Lain. Salam kenal mas budi putra..tukeran link mas
mankus
Apr 19, 2007 at 12:23 pm
Gmana ya biar blog kita sering nongol di SE kayak Google
Muslim Rahman
Jun 22, 2007 at 2:10 pm
Sip mas, tip jitu:)
Aku agak stress belum berhasil padahal udah 1tahun lebih. hiks…10x
apa lagi belum pinter bahasa inggris
Fikri
Aug 5, 2007 at 3:08 pm
Thanks mas atas tipsnya.
(sayang banget rasanya tanpa komentar)
Salam kenal
Purnomo
Aug 10, 2007 at 5:37 pm
Aku sangat tertarik dengan blog anda,mohon kasih tips sukses nge-blok supaya mempunyai hasil yang bagus…..
teksuno
Oct 7, 2007 at 9:16 pm
wahhh….info seperti inilah yang saya cari.
saya adalah bloger pemula.Bisa dibilang ,masih belajar nulis. Jadi menurut saya,tips seperti ini sangat berguna bagi saya dan mungkin orang lain yang masih pemula juga. terimakasih
akhnan
Nov 25, 2007 at 9:41 pm
tipsnya mantapp…
saya baru belajar buat blog, jadi tips yang kaya gini wajib bgt buat dibaca.
masalahnya saya malas nulis..
harus berjuang keras nih..
makasih tipsnya mas, sukses terus..
Tips Jadi Blogger Profesional « Kisut’s Weblog
Dec 16, 2007 at 4:17 am
[...] pada Desember 15, 2007 oleh kisut Ada tulisan menarik di Wall Street Journal soal peluang jadi blogger profesional (full time blogger). Layak untuk [...]
deef
Dec 29, 2007 at 11:49 pm
saya salut sekali dg anda. profil p. Budi adalah bukti nyata dari buku motivasi yang pernah saya baca. dalam buku itu tertulis bahwa orang sukses selalu berani mengambil keputusan.walaupun orang2 sekitarnya bertentangan dengan dirinya. p. budi adalah real motivator baru saya. salam kenal. masih belajar bikin blog. derman.efendi@yahoo.com.(malang)
Tips Jadi Blogger Profesional « .:: N’ to ::.
Jan 2, 2008 at 12:59 am
[...] tulisan menarik di Wall Street Journal soal peluang jadi blogger profesional (full time blogger). Layak untuk [...]
gusthy
Feb 23, 2008 at 4:09 am
tips22nya banyak membantu.makasih mas
Rule
Apr 27, 2008 at 7:05 am
keren euy, tipsnya…
langsung diimplementasikan
irwandiaz husen
Apr 29, 2008 at 3:49 pm
nice job sir…..
Muhammad IQbal
May 1, 2008 at 4:16 pm
ngelink blog gimana yaa..?? masih baru banget nih…
andra
May 3, 2008 at 12:35 pm
point #6 saya paling setuju, membuat blog itu untuk kesenangan dan melepaskan segala unek-unek yang kita memang tidak memiliki tempat penyampaian aspirasi
imam fathoni
May 20, 2008 at 1:07 pm
wich jadi gitu ya caranya jadi bloger profesional boleh di coba ya, moga-moga aku bisa jadi blgger kayak kamu. doa’in ya yang masih newbie.