Tips Ngeblog by Budi Putra

Bush Datang, Jaringan Ponsel Mati

Topik: Mobile Technology

bush_photo_by_salvationinc_org.jpg

Beginilah kalau “bos dunia” datang. Berminggu-minggu sebelum Presiden Amerika Serikat George W. Bush tiba di Jakarta, agen keamanan presiden Secret Service telah kasak-kusuk, melakukan survei keamanan, berencana akan menempatkan penembak jitu, memetakan potensi serangan udara dan serangan dari got-got.

Jaringan seluler malah akan dimatikan selama 10 jam. Alasannya: ponsel bisa menjadi pemicu bom dari jarak jauh dan alat komunikasi teroris. Tetapi akibatnya, pengguna seluler lain jadinya malah tak bisa berkomunikasi juga. Operator seluler mengaku tak dirugikan, tapi bagaimana dengan konsumen?

Jakarta — Presiden Amerika Serikat George Walker Bush akan dijaga ekstra ketat selama 10 jam kunjungan di Indonesia sejak sekitar pukul 16.00 WIB pada 20 November nanti. Bahkan, menurut staf di Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi, pemerintah Amerika melalui kedutaan besarnya di Jakarta meminta Indonesia mematikan jaringan seluler selama kunjungan itu.

Sumber tadi menjelaskan wilayah yang akan dimatikan adalah sepanjang jalur yang dilalui Bush dari Jakarta menuju Istana Bogor. Pesawat Bush, Air Force One, akan mendarat di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Selanjutnya, dia akan terbang dengan helikopter Marine One ke Bogor.

Namun, Manajer Area Satelindo Bogor Syarif Hidayat mengakui adanya permintaan itu. Menurut dia, jalur komunikasi dalam radius 2 kilometer dari Istana Bogor akan lumpuh total selama 10 jam. Adapun sepanjang jalur yang dilewati Bush, dari Halim ke Bogor, ada kemungkinan jaringan seluler hanya akan nonaktif beberapa saat.

Operator telekomunikasi seluler tak mempersoalkan “pembekuan sementara” jaringan itu. “Masyarakat sudah mengetahui persoalan itu,” kata Corporate Communications PT Telekomunikasi Seluler Suryo Hadiyanto.

Koran Tempo
, 7 November 2006


Tips buat Pembaca Tips Ngeblog

Silahkan berlangganan

by Budi Putra on November 7th, 2006

28 tanggapan untuk artikel ini


  1. mufti
    Nov 7, 2006 at 1:49 am

    Kok “bos dunia yang menguasai segala macam kekuatan ekonomi, militer dan teknologi” ke indonesia aja atut yah?


  2. Cecep
    Nov 7, 2006 at 1:57 am

    Pengguna ponsel di radius 2km dari istana bogor, harusnya dapet kompensasi dari Bush. Kalau Bush nggak mau ngasih kompensasi, tuntut saja!

    Hehehe


  3. Yan
    Nov 7, 2006 at 2:33 am

    Sekalian aja siaran radio, tv, komunikasi 144MHz, 27MHz, dan semua jalur gelombang elektromegnetik dimatikan. Bukannya gelombang tsb mempunyai potensi yang sama. Ah dasar Bush paranoid, karna ulahnya sendiri.


  4. rendy
    Nov 7, 2006 at 2:47 am

    internet juga dimatikan kan…?


  5. Anjar Priandoyo
    Nov 7, 2006 at 3:12 am

    Kenapa harus minta operator untuk dimatikan. Bukannya waktu dulu kedatangan menteri siapa dari AS mereka dah otomatis matiin sinyal HP dalam radius itu. Moso AS ga punya alat semacam itu?


  6. harry
    Nov 7, 2006 at 3:13 am

    Cuma satu lagi contoh begonya pemerintah USA kalau sudah soal teknologi :) hehehe… memangnya komunikasi wireless cuma lewat ponsel ? Haduh…


  7. Kukuh TW
    Nov 7, 2006 at 3:21 am

    maaf, gw kuper…memang si Bush itu siapa ya ?, lihat fotonya kayanya pernah kenal deh.., tapi lupa kenal dimana…


  8. agusset
    Nov 7, 2006 at 3:25 am

    untung Bush bukan jadi presiden RI, lah kalau jadi presdien RI kan berarti jaringan seluler dimatiin selama dia menjabat jadi presiden… hehehe…


  9. Charly Silaban
    Nov 7, 2006 at 4:48 am

    10 jam ? Penak benar yah… Ngga ngitung kerugian orang tanpa komunikasi 10 jam apa ya ?
    Tapi… ahh mendinglah… 10 jam komunikasi taklah seberapa kerugiannya dibanding berapa liter BBM yg habis percuma setiap hari karena disetopin pulisi berhubung nungguin rombongan ANU mau liwat.


  10. IMW
    Nov 7, 2006 at 5:22 am

    Jaringan santet dan jarigan gosip-gosip ibu-ibu RT sulit dimatikan.


  11. irpan
    Nov 7, 2006 at 11:26 am

    FUSH
    BUCK


  12. preaxz
    Nov 7, 2006 at 11:32 am

    Weleh weleh …
    Jaringan kabel listrik dimatikan aja sekalian, biar semua mua ga bisa hidup.
    Kalo perlu, jaringan saraf di semua pengunjung juga diputus .. biar ga ada yang bisa ngebunuh bush .. ckckck


  13. mina
    Nov 7, 2006 at 3:36 pm

    baca postingan #12: bwahahahahahah….
    kalo segitu takutnya sama indonesia, gak usah aja kemari, gitu aja kok repot :D


  14. aRdho
    Nov 7, 2006 at 6:06 pm

    bush emang sucks.. berasa paling penting aja.. cuman, yaa emg seandainya gak seketat itu, nasibnya pst bakal kayak JFK.. hehe..


  15. Yuda
    Nov 7, 2006 at 6:58 pm

    SWATnya ga dibawa yah ????


  16. dudi
    Nov 7, 2006 at 7:02 pm

    beginilah tipikal pemimpin negara adidaya. mengaku negara besar tapi hatinya ciut datang ke negara berkembang. setan alas!


  17. Sarjono
    Nov 7, 2006 at 11:41 pm

    Wah, aku malah jadi pengin jadi terroris nih..
    penasaran sebegitu ketatnya mereka jaga keparat satu ini
    siapa ya punya rudal anti helikopter?


  18. Irwin
    Nov 7, 2006 at 11:58 pm

    Coward Nation :p


  19. mr.bink
    Nov 8, 2006 at 8:55 am

    bukan hanya telekomunikasi yang dipermasalahkan, tapi ekonomi di bogor juga akan macet pada hari itu. Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah cagar alam di kawasan Istana Bogor juga menjadi korban karena akan dibangunnya dua landasarn helikopter disitu. Tanaman-tanaman langka yang seharusnya dilindungi menjadi korban dari Bos tukang Busss ini. Kok dia seoalh-olah seperti Dewa Dunia saja ya….Kenapa Indonesia begitu manut tunduk dengan Amerika seperti bukan negara berdaulat saja?


  20. shredder
    Nov 9, 2006 at 1:25 am

    Wajar aja deh kalau dia takut kesini


  21. Ki Gendeng VS Paranormal Bush « [ teman pagi ]
    Nov 12, 2006 at 1:43 am

    [...] Ki Gendeng Pamungkas, tokoh paranormal ini kemarin siang berikrar akan Menyantet Bush saat presiden Amerika itu berkunjung ke Bogor. Ki Gendeng mengatakan dia akan menyantet atau paling tidak membuat Bush dan anggota Secret Service-nya kesurupan. [...]


  22. Riyan Wiraputra
    Nov 12, 2006 at 4:14 pm

    Saya tidak pro dan kontra siapa siapa dalam hal ini. Cuma saja saya melihat pemerintah kurang arif dalam menganggapi sikap masyarakat akibat dari isu ini. Kerugian yang di timbulkan oleh aksi protes bisa jadi lebih buruk daripada kerugian atas kedatangan bush itu sendiri Opini saya ini saya tuliskan dalam blog saya


  23. Anom
    Nov 14, 2006 at 9:58 pm

    Indonesia itu nurut banget ya sama Amrik. Jangan-jangan di Bogor juga dibuatkan Toilet khusus yang anti radar, dan bebas dari penyadapan gelombang radio, lalu juga ada kamar tidur atau malah hotel khusus tingkat 11 yang dibangun hanya dalam waktu 1 bulan. Setelah itu semua bangunan tadi dihancurkan, dan serpihannya dibersihkan. Biar ga ada yang ngoleksi,terutama buat yang nge-Fans sama Amrik..hehe


  24. iya
    Nov 19, 2006 at 8:23 pm

    Trimalah… Bush emang berkuasa. Tidak ada yg dpt melawan dia, krn TUHAN ada di pihaknya… WELCOME TO INDONESIA, BUSH!!


  25. nori
    Nov 19, 2006 at 8:33 pm

    GOD BLESS YOU, BUSH!!! I hope to meet you… Seandainya aq tgl di Jakarta. Aq psti pengen lihat kedatangan BUSH. Aq pengen lihat org no.1 di Amrik. Aq pasti seneng banget… TUHAN pasti sangat menyayangi BUSH, walaupun dia disebut-sebut sebagai penjahat perang…


  26. brow
    Nov 20, 2006 at 9:02 pm

    weleh2 gw nunggu2 yang mau nyantet si bush kok gak berhasil yah…si bush tetep baek2ajah tuh. kan seru kalo bush kesurupan…akhirnya bukan cuma bush doang yang dateng tapi para dedemit juga ngikut dialog interactive ma pak sby….


  27. Hunchback of Tanjung Puteri @ Bajak Laut Malaysia
    Nov 20, 2006 at 11:08 pm

    Kalo lah Dr. Azzahari masih hidup! pasti Istana Bogor udah kena BOM! sayang seribu kali sayang! bangsa besar itu beraninya cuman demontrasi!


  28. Quality Indonesian Blogger » Blog Archive » Bush Datang, Jaringan Ponsel Mati
    Jan 22, 2007 at 11:18 pm

    [...] Aggregated from budi by Asian Blogger Community [...]

Punya komentar/tanggapan?