Topik: Media

Semalam saya dapat pesan pendek dari seorang rekan yang memberi tahu mengenai sebuah situs kumpulan majalah online, namanya Cepeceng.com. Isinya adalah content dari sejumlah majalah terkenal di Indonesia: mulai dari Majalah TEMPO, Matra, SWA, Femina, Business Week Edisi Indonesia, Komputer Aktif, Kartini, Gadis, Aneka Yes, hingga Majalah Playboy Edisi Indonesia.
Hanya dengan membayar US$ 5 sebulan, Anda sudah bisa membaca semua isi majalah tersebut!
Nah, yang agak meragukan adalah status content (hasil scanning) yang ditampilkan di sini. Apakah Cepeceng.comm sudah menjalin kerjasama dengan majalah-majalah tersebut? Penjelasan situs ini di menu FAQ-nya tidak memadai.
Cepeceng menampilkan disclaimer: All contents of magazines are copyright of the respective publishers as expressly specified in the magazine. Logo and magazine titles are trademark of respective publishers.
Nah, buat teman-teman yang bekerja di media yang disebutkan di atas, benarkah media Anda sudah bekerjasama dengan Cepeceng ini?
Saya, sebagai orang TEMPO, tidak tahu sama sekali, bahkan kaget, dengan adanya content TEMPO yang dijual di sini.
Silahkan berlangganan
paman tyo
Oct 3, 2006 at 2:57 am
ini orang cepeceng emang cuek banget. nembak sekaligus jualan.
Handy Dharmawan
Oct 3, 2006 at 3:53 am
Ini mah jelas bajakan. Kebetulan saya di TEMPO, dan tidak pernah ada kerjasama dengan mereka. Kalau dilihat dari materinya, sepertinya majalah versi cetak di scan trus di upload.
abe
Oct 3, 2006 at 4:18 am
Wah TIDAK ADILLLL.. argghh.. ini Bajakaannn…!!!
Cepeceng harus diberanguskan!
*berlebihan..*
Btw, saya TIDAK merasa rugi sedikitpun untuk langganan TEMPO setaon! Hmm.. tentunya dapet akses di tempointeraktif, korantempo, dan PDAT hihi.. Pusat data online!
Hiks.. tapi kalau ada yg jual kompulir majalah dengan harga $5 kok rasanya gag fair yah? Bukan gag fair media cetaknyah, tapi boleh dikatakan ini melanggar hak cipta ^_^
Priyadi
Oct 3, 2006 at 5:17 am
hmmm, dipikir sekilas sih kayanya 68% pasti bajakan. mana mau mereka jual konten majalahnya untuk dijual kembali $5/bulan.
kunderemp
Oct 3, 2006 at 5:41 am
Aku rasa nih situs targetnya orang-orang Indo di Luar Negeri yang kangen ama majalah2 Indonesia. Soalnya dulu, waktu saya di Brisbane, sempat mengalami kerinduan yang amat mendalam (deu i le.. bahasanya) pada komik-komik berbahasa Indonesia.
Entah bagaimana nih status hukumnya.
Satya
Oct 3, 2006 at 6:40 am
hahaha nekat bgt!
aku masang artikel mas budi di flickr aja udah sambil ngeri2..
ini malah ambil untung. good luck getting the license!
Aristianto
Oct 3, 2006 at 6:45 am
Nice Concept E-Commerce!, cepeceng[dot]com punya konsep yang bagus untuk menarik netters baca majalah dengan murah, tapi sayangnya pihak cepeceng[dot]com sudah menyalahi aturan yang ada. Tetapi, di negara kita ini, belum ada aturan yang jelas mengenai masalah cyberlaw. Saran saya cuma 1, “STOP PIRACY!!!”
Ben
Oct 3, 2006 at 8:43 am
iseng banget orang itu…
kayaknya ada situs web sejenis deh yg isinya majalah luar negeri…
TEMPO kirim somasi dong ke pengelola website itu sebelum ada yang ngaku-ngaku pakar sok ribut-ribut kayak biasanya
Oskar Syahbana
Oct 3, 2006 at 9:32 am
$5?? Wah murah banget yah :D. Tantangan nih buat majalah - majalah tersebut. Bukan hanya sekedar tantangan untuk legal action against cepeceng, tapi juga tantangan untuk berinovasi. Kayak BusinessWeek gitu lah. Mereka publish semua content majalah mereka di situs tapi tetep aja engga rugi - rugi tuch
tukangKoding
Oct 3, 2006 at 2:13 pm
sudah mmbajak , eh mbayar lagii .
beta
Oct 3, 2006 at 6:15 pm
Wah tadinya saya pikir pembajakan itu mencerdaskan bangsa *sigh*.. Org Indonesia jadi jago Windows, bisa baca ebook2 bermutu, pake software2 killer..
Firman Firdaus
Oct 3, 2006 at 9:17 pm
5 dolar? hmm…
deRegen
Oct 3, 2006 at 9:36 pm
jadi gmn kang, apa Tempo emang bekerjasama dengan cepek-an? eh cepecengdotcom
boedipoetra
Oct 3, 2006 at 9:43 pm
gak, TEMPO sama sekali nggak pernah bekerjasama dengan mereka.
ridwan
Oct 3, 2006 at 11:08 pm
Enak banget mereka bajak hasil susah payah kita kerja kita. Mudah-2an cepet diberanguh tuh cepe-an ya
anymatters
Oct 4, 2006 at 3:52 am
Krn harus bayar, Cepeceng.com itu jadi seperti counter penyewaan majalah. Kalo gratis, spt ruang tunggu praktek dokter umum. Tapi yang jelas ini melanggar hak cipta.
dodi
Oct 4, 2006 at 9:45 am
wah parah, parah! bosnya mesti di indonesia, nih.
mina
Oct 4, 2006 at 3:25 pm
kenapa gak diajakin kerjasama aja sekaligus. harganya dinaikkan. (ya ampun, 5 dollar, slurp).
iman Brotoseno
Oct 6, 2006 at 11:01 pm
saya orang film, urusan bajak membajak bisa jadi momok,cuman ada konnvensi dengan para pembajak, mereka nggak akan membajak film film indonesia…cuma kalau urusan media cetak ini, agak bingung implementasinya, bagaimana mereka dapat soft copy datanya kalau bukan dari orang majalah sendiri. masak mereka mau scan tiap halaman sih..salam buat pak budi, suka dengan blog anda
qinkqonk
Oct 8, 2006 at 10:43 pm
yepp… kemaren lagi bikin research soal fenomena majalah online
dan sempet free trial subscribe di cepeceng
semua majalah yang tersedia bisa dibaca per halaman
tapi curiga tanpa ijin penerbit resmi
karena idelanya kalo udah kerjasama
smua majalah rutin ditampilkan
semntara di sini, munculnya angin-anginan
majalah MANLY ga ada per edisi
jangan2 kalo dah bayar $5 per bulan
munculnya cuman sebulan satu majalah / dua majalah
ABCD - aduh bow.. cape deeee
kaka
Apr 7, 2007 at 1:53 am
itu jelas jelas pembajakan dan melanggar hak cipta (UU No. 19 tahun 2002). tapi di indonesia memang penegakkan hukum masih belum bisa diandalkan..
Na2nk
May 9, 2007 at 10:30 am
terlepas dari koridor bajakan ato tidak tapi hal ini luar biasa terutama bagi orang-orang indo yang pengen baca majalah indonesia. Sebetulnya kalau majalah tersebut tidak pada bulan berjalan atau “BARU” sekali saya rasa tidak masalah..karena toh sama halnya kita baca majalah bekas pinjem dari temen ato beli di loakan…
Satu hal lagi script yang dipake cukup canggih untuk bisa disave dilokal PC dan saat dizoompun masih dalam batas image yang cukup jelas.
bram
Aug 21, 2007 at 2:58 pm
imho:
ini bukan bajakan, ini tidak melanggar hak cipta, krn sumbernya disebut dgn jelas, sipenulis si wartawan si siapun tetulis lengkap wong namanya hasil scan, ini sama aja kita beli majalah di loakan (baca: bekas) bukan real time, bayar 5$ anggap aja ongkos utk scanning dan upload juga fee websitenya. idenya cukup cemerlang sayang gak berlanjut
Penggemar Cepeceng
Apr 10, 2008 at 1:46 pm
Pak Boedipoetra,
Saya menaruhkan emailnya cepeceng di komentar ini, karena sebagai penggemar, saya ingin dan mau Cepeceng.com untuk dibuka kembali. Kelihatannya mereka sebenarnya perlu dukungan dari pihak penerbit.
Dengan adanya majalah online ini, kami bisa mengikuti perkembangan tanah air dari luar negeri.
Sekian Terima Kasih,
Anton Siregar