Topik: Advance Blogger, Blog, Blogger, Blogger Indonesia, Blogging, Content, Design, Personal, Themes, Thought, Tips & Trick, WordPress, Writing

Saya beruntung ikut “luntang-lantung” jadi blogger: bisa berkenalan dengan banyak orang. Sebagai wartawan, tentu saya sudah sering bertemu dan menjalin kontak dengan banyak orang. Nah, setelah ikutan ngeblog, daftar kenalan saya jadi semakin bertambah panjang.
Seperti di mana pun di sudut dunia ini, begitu juga di ranah blogosfer, kita bisa bertemu dengan banyak orang baik hati. Ini dia salah satunya: Didats Triadi, 24 tahun. Di weblognya, Didats Triadi’s Weblog, dengan baik hati ia membagi-bagi templat desain blognya, plus posting-posting tutorial praktis yang amat berguna.
Tak salah, banyak blogger yang rajin mengunjungi blognya: mungkin sekadar mengecek apakah ada templat baru, tutorial baru, atau prestasi baru Didats — nah, ini dimensi lain lagi dari seorang Didats: ia rajin menyambangi kompetisi desain blog yang digelar di luar negeri, dan sebagian besar karyanya meraih penghargaan dan apresiasi.
Beberapa waktu lalu, blogger yang berdomisli di Bali ini (breaking news: dia mau balik lagi ke Jakarta!), sempat mampir ke Jakarta dan bertemu saya di sebuah cafe di Blok M Plaza. Sedianya dia juga mengundang Paman Tyo dalam pertemuan itu, sayang Paman Pemred tersebut sangat sibuk jadi tak bisa hadir.
Saya bertanya mengenai kesibukannya di Bali. “Enak Mas, saya kini naik sepeda pergi ke kantor,” ujar salah seorang member komunitas ID-Gmail ini. “Di sana gak macet, udaranya juga masih bersih.”
Obrolan kami lebih banyak mengenai perkembangan yang terjadi di blogosfer Indonesia. “Banyak blog baru orang Indonesia yang muncul saat ini dan itu kabar baik,” ujar Didats. Ia juga bercerita mengenai blog agregator bekas almamaternya, Universitas Budi Luhur, Kerja Rodi.
Salah satu upayanya mendorong semakin banyak orang Indonesia yang ngeblog adalah dengan menyediakan templat desain yang menarik dan seru. Bagi yang hobi mengutak-atik blog secara teknis, tutorial yang diposting Didats jelas sangat membantu.
Dia berjanji juga akan ngeblog dalam bahasa Inggris: agar para penggemar templat desainnya dari negara lain juga bisa ikut menyambangi blog yang tampil dengan tagline: “different class, different version” ini.
Dan sejak beberapa pekan lalu, ia telah memenuhi janjinya: ia mulai menulis posting dalam bahasa Inggris dengan judul “Make It 30, It Will Be Fun“. Saya melonjak-lonjak kegirangan. Good luck!
Silahkan berlangganan
Best of thegadget Tips 2007, Dicari: Guest blogger buat BloggingLine!, Repositioning thegadget: Panduan Ngeblog, Tips Mulai Ngeblog (3): Konsisten, Tips Desain: Wawancara Thomas dengan Avianto (2), Tutorial Bikin Blog di WordPress (1): Registrasi, Posisi Blog Indonesia di Technorati, Tips Ngeblog Buat Pemula (3): Posting Perkenalan - Memilih Platform Blog,
didats
Sep 21, 2006 at 3:12 am
ah, jadi maluwww…………
fahdi
Sep 21, 2006 at 6:12 pm
wah didats, jadi seleb lagi …
MAKAN MAKAN!!!!
arjuna
Sep 22, 2006 at 3:29 am
huahauhua
kalo aja tau asal muasal tag line itu dari mana :))
endhoot
Sep 23, 2006 at 1:25 am
hihihiihihi… Didats jadi seleb! awas tambah ndut kamu, Dats ;p
josephine
Sep 24, 2006 at 11:12 pm
didats makin keren ajah neh, ampe bikin om budi “melonjak-lonjak kegirangan”